Terbentuk, Panitia Konferensi dan Ekspo Internasional ke-65 TEFLIN Di Universitas Negeri Makassar Tahun 2018

  • PDF

UNM- Kampus Parang tambung (16/06/2016). Bertempat di Ruang La Trobe Gedung DC Jurusan Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra UNM di Kampus Parang tambung pada hari Rabu, 15 Juni 2016 telah berlangsung rapat pembentukan Panitia Penyelenggara Konferensi dan Ekspo ke-65 Asosiasi TEFLIN Tahun 2018. Konferensi dan ekspo tersebut direncanakan berlangsung pada bulan Agustus tahun 2018. TEFLIN adalah singkatan dari nama organisasi profesi terbesar dan tertua di Indonesia dalam bidang pengajaran bahasa Inggris, yaitu The Association for the Teaching of English as a Foreign Language in Indonesia, yang didirikan di Yogyakarta pada tahun 1970.

Setiap tahun TEFLIN rutin melaksanakan konferensi internasional di perguruan tinggi berbeda di Indonesia, dan untuk tahun 2018 nanti, Pengurus Nasional TEFLIN telah menunjuk Jurusan Bahasa Inggris FBS UNM sebagai penyelenggara konferensinya yang ke-65. Ini merupakan kesempatan kedua bagi UNM menjadi tuan rumah Konferensi TEFLIN setelah sebelumnya menggelar konferensi ini pada tahun 1994.

Ketua Panitia Penyelenggara Konferensi TEFLIN 2018, Chairil Anwar Korompot, Ph.D., mengatakan bahwa penunjukan Jurusan Bahasa Inggris FBS UNM selaku tuan rumah konferensi bertaraf dunia tersebut merupakan wujud pengakuan dan kepercayaan Pengurus Nasional TEFLIN kepada UNM secara keseluruhan. Lebih lanjut Chairil Korompot juga mengungkapkan, “Keberhasilan ini berkat dukungan penuh dari Rektor UNM sebelumnya, Prof. Dr. H. Arismunandar, M.Pd., dan hal ini juga telah kami sampaikan langsung kepada Rektor kita saat ini, Prof. Dr. Husain Syam, M.TP, ketika kami beraudiensi dengan beliau pada awal bulan Juni ini. Beliau menyambut gembira dan mendukung konferensi TEFLIN kembali dilaksanakan di UNM.”

Ketika ditanya mengapa telah membentuk panitia untuk melaksanakan konferensi yang masih 1,5 tahun dari sekarang, Ketua Jurusan Bahasa Inggris FBS UNM, Dr. Sahril, M.Hum. mengatakan, “Persiapan memang harus dilakukan jauh-jauh hari mengingat Konferensi TEFLIN merupakan konferensi internasional dalam arti sesungguhnya. Dalam beberapa tahun terakhir ini, setiap kali konferensi ini diadakan, hadir lebih dari 1,500 pembicara, penyaji, dan peserta dari berbagai penjuru dunia dan Tanah Air. Diantara mereka akan ada tokoh-tokoh terkemuka internasional dalam bidang pendidikan bahasa Inggris.” Sahril menambahkan, “Apalagi, konferensi ini nanti akan kita sandingkan dengan ekspo atau pameran produk dan jasa dalam bidang pendidikan bahasa, terutama bahasa Inggris. Jadi makin cepat kita buat persiapannya, insya Allah, makin baik juga hasilnya nanti.”

Dalam rapat yang berlangsung Rabu kemarin, selain memutuskan susunan dewan penasihat, dewan pengarah, dewan pelaksana, dan komponen kepanitiaan yang lain, forum juga menyepakati tema konferensi, yaitu “Sustainable Teacher Professional Development in the Area of English Language Education: Where Theory, Research, and Practice Meet.” Menurut Prof. Dr. M. Amin Rasyid, M.A., Ketua Majelis Profesor UNM yang juga duduk dalam Dewan Penasihat Internal panitia, tema ini dipilih sebagai upaya “menggalang bertemunya berbagai gagasan, hasil penelitian, dan praktik terbaik dalam bidang pengajaran bahasa Inggris dari berbagai pelaku profesi ini dari seluruh penjuru dunia dan Indonesia. Kita harapkan bahwa diskusi yang berkembang dalam konferensi ini dapat memperkuat pendidikan, pelatihan, dan pengembangan profesi guru bahasa Inggris di Indonesia dan dunia di masa depan demi kesejahteraan bangsa dan umat manusia.”

Akhirnya, selaku ketua panitia, Chairil Korompot menghimbau seluruh pelaku profesi pendidikan bahasa Inggris di UNM pada khususnya dan Sulawesi Selatan pada umumnya untuk mulai bersiap agar dapat hadir dalam Konferensi TEFLIN 2018 sebagai peserta atau penyaji.

You are here: Home