Satu dari Empat Mahasiswa UNM yang Menciptakan KAMAKI (Komik Anak Masa Kini) adalah Mahasiswa FBS

  • PDF

UNM- Empat Mahasiswa UNM menciptakan sebuah media pembelajaran komik untuk mencegah penyalahgunaan internet pada siswa Sekolah Dasar. Komik tersebut mereka beri nama Komik Anak Masa Kini atau disingkat KAMAKI. Mereka adalah Handiswan danAgri Yanto dari PTIK (Pendidikan Teknik Informatika), St. Hajrah dari PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), dan Kasma dari Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Sebagai langkah awal KAMAKI mereka perkenalkan di SD Negeri Parangtambung II.

Keberadaan internet membuat informasi dari berbagai belahan dunia lebih mudah diakses. Terkait penggunaan internet, dampak negatif pun tidak luput kepada penggunaanya. Dampak negatif yang dimunculkan berupa penyalahgunaan internet sehingga menimbulkan kecanduan penggunaan computer dan dunia maya, selain itu juga internet kerap kali dijadikan media untuk melakukan perjudian, penipuan, kekerasaan, pembulian, penyebaran virus dan sebagainya.

Kenyataan tersebut mendorong Handiswan dkk untuk membuat media pembelajaran dalam bentuk komik yang disebut  KAMAKI  yang  bertemakan kehidupan anak masa kini dengan Penerapkan nilai-nilai pendidikan karakter yang merupakan langkah pencegahan penyalahgunaan internet sejak usia dini bagi siswa Sekolah Dasar. Pemilihan komik dilakukan karena siswa akan lebih senang dan menarik minat untuk belajar dan membacanya. KAMAKI (Komik Anak Masa Kini) hadir sebagai sebuah solusi dalam mencegah penyalahgunaan internet di Indonesia.

“Kami berupaya melakukan pencegahan penyalahgunaan internet melalui KAMAKI karena miris sekali kasus-kasus penyalahgunaan internet di tengah zaman teknologi ini” jelas Handiswan, selaku ketua Tim. Program KAMAKI mendapatkan respon positif oleh pihak sekolah dan siswa sekolah dasar. “Dengan membaca komik KAMAKI saya jadi tahu kalau saya tidak boleh lupa waktu pada saat bermain game online” ungkap salah seorang siswa kelas V.

You are here: Home