JBSI FBS UNM Laksanakan Simposium Internasional

  • PDF

Jurusan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk Simposium Internasional Bahasa, Sastra, dan Budaya dalam Pengembangan Profesionalisme berlangsung, 13-14 Oktober 2014 di Ballroom Hotel Swis-Belinn Makassar. Kegiatan ini mengambil tema “Pemartabatan Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia dalam Membangun Peradaban Bangsa”, bertujuan menjadikan bahasa Indonesia bermartabat dalam membangun peradaban bangsa, menumbuhkembangkan budaya akademik, dan penyebarluasan hasil karya keilmuan secara global.

Kegiatan yang berlangsung dua hari, ini dibuka secara langsung Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa RI Prof. Dr. Mahsun, M.S.,  sekaligus sebagai pembicara utama. Mahsun dalam sambutannya menjelaskan betapa pentingnya peranan bahasa Indonesia  ke depan. Selain Kepala Badan Bahasa, kegiatan ini juga menghadirikan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan dan anggota DPR periode 2014-2019, Drs. Akbar Faisal, M.Si.

Akbar Faisal merupakan alumni jurusan Bahasa Indonesia FBS UNM (dulu FKSS IKIP Ujungpandang) membawakan tema “Etika Berbahasa dan Bidang Politik”.  Akbar yang juga politikus Partai Nasdem ini mengusulkan adalanya mata kuliah “Debat”. Salah satu alasan mendasar sehingga perlu diadakan mata kuliah “Debat” karena dianggap masih ada mahasiswa yang belum sanggup mengemukakan yang dipikirkan. Bahkan Akbar menjanjikan, jika hal ini diwujudkan, maka dia yang bersedia menanggung biaya perjalanan pemateri yang didatangkan. 

Simposium ini menghadirkan 75 orang pemakalah, baik dalam maupun luar negeri. Pemakalah dari dalam negeri sebanyak 68 orang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, di antaranya Batam, Jambi, Bandar Lampung, Jakarta, Banten, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Bangkalan Madura, Pontianak, Banjarmasin, Gorongtalo, Palu, Pare Pare, Barru, Maros, Makassar, Sinjai, Palopo, Kendari, Ternate, dan Flores. Para pemakalah berasal dari berbagai instansi, yaitu perguruan tinggi negeri dan swasta, Balai Bahasa, Dinas Pendidikan, serta guru bahasa Indonesia dari SD dan SMA. 

Sedangkan pemakalah dari luar negeri sebanyak enam orang, di antaranya dari Amerika Serikat dua orang, yaitu Bryan Matthew Whalen dan Barbara Ann Friberg. Sudan tiga orang, yaitu Shaleh Yusuf, Ghuslanah Husein, dan Elkhoir. Thailand satu orang, yaitu Mustafah Kamal.

Makalah yang dipresentasikan dimuat dalam prosiding yang diterbitkan dan diberi nama “Prosiding Simposium Internasional Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia dalam Pengembangan Profesionalisme” (usman).

Prosiding dalam bentuk softcopy dapat didownload pada link ini.

You are here: Home